Baitul Arqom MPKSDI Tulungagung Dibuka, Tekankan Penguatan Empat Pilar Kader
Oleh: Muhammad Khoirun Nizam
•
22 November 2025
•
94 Dilihat
Berita
temanamal.org – Baitul Arqom Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Tulungagung resmi dibuka pada Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Membumikan Gerakan Kaderisasi: Dari Ideologi ke Aksi.”
Ketua pelaksana, Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jalannya organisasi ditentukan oleh kuatnya sistem perkaderan.
“Ketika perkaderan itu jalan maka organisasi itu ikut jalan,” ujarnya.
Hasan menganalogikan proses kaderisasi seperti joglo yang ditopang empat soko guru. “Empat modal utama kader itu Integritas, Kapasitas, Loyalitas, dan Kontribusi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam Muhammadiyah, kehidupan berorganisasi berpijak pada prinsip darul ahdi wasy-syahadah. Tagline kegiatan ini adalah ‘Kader Utuh dan Tumbuh’.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Tulungagung, Drs. Arif Sudjono Pribadi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa membawa amanah dalam Muhammadiyah bukanlah hal yang ringan.
“Memikul beban Muhammadiyah itu sulit,” tutur Arif. Karena itu, menurutnya, pengembangan sumber daya manusia menjadi sangat penting agar kader mampu menjalankan dakwah dengan efektif.
Ia mengajak peserta untuk menjadi mubaligh yang ikhlas, bukan yang mengejar ketenaran dan bayaran. “Sampaikan kebenaran dengan tulus. Jangan menjadi mubaligh yang hanya mencari popularitas,” pesannya.
Arif juga menekankan pentingnya memperdalam Dasar-Dasar Ilmu Ushul Fiqh sebagai fondasi pemikiran kader persyarikatan.
Kegiatan Baitul Arqom ini diharapkan mampu memperkuat ideologi, karakter, dan kompetensi kader Muhammadiyah di Tulungagung sehingga semakin siap berkontribusi dalam amal usaha dan gerakan dakwah.
“Ketika perkaderan itu jalan maka organisasi itu ikut jalan,” ujarnya.
Hasan menganalogikan proses kaderisasi seperti joglo yang ditopang empat soko guru. “Empat modal utama kader itu Integritas, Kapasitas, Loyalitas, dan Kontribusi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam Muhammadiyah, kehidupan berorganisasi berpijak pada prinsip darul ahdi wasy-syahadah. Tagline kegiatan ini adalah ‘Kader Utuh dan Tumbuh’.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Tulungagung, Drs. Arif Sudjono Pribadi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa membawa amanah dalam Muhammadiyah bukanlah hal yang ringan.
“Memikul beban Muhammadiyah itu sulit,” tutur Arif. Karena itu, menurutnya, pengembangan sumber daya manusia menjadi sangat penting agar kader mampu menjalankan dakwah dengan efektif.
Ia mengajak peserta untuk menjadi mubaligh yang ikhlas, bukan yang mengejar ketenaran dan bayaran. “Sampaikan kebenaran dengan tulus. Jangan menjadi mubaligh yang hanya mencari popularitas,” pesannya.
Arif juga menekankan pentingnya memperdalam Dasar-Dasar Ilmu Ushul Fiqh sebagai fondasi pemikiran kader persyarikatan.
Kegiatan Baitul Arqom ini diharapkan mampu memperkuat ideologi, karakter, dan kompetensi kader Muhammadiyah di Tulungagung sehingga semakin siap berkontribusi dalam amal usaha dan gerakan dakwah.
Tags:
Baitul Arqom
MPKSDI Tulungagung
PDM Tulungagung
Kader Muhammadiyah
Kaderisasi Muhammadiyah
Muhammadiyah Tulungagung
Perkaderan
Ushul Fiqh
Gerakan Dakwah
Baitul Arqom 2025